Peserta Polis Asuransi Wajib Perhatikan Penyebab Klaim Asuransi Ditolak

Peserta Polis Asuransi Wajib Perhatikan Penyebab Klaim Asuransi Ditolak

Klaim asuransi merupakan suatu proses yang dilakukan agar dapat mencairkan dana yang tersimpan pada produk asuransi. Syarat-syarat dan tata cara klaim asuransi ini berbeda-beda tergantung pada produk asuransi di mana Anda mendaftar. Beberapa orang mengeluhkan sulitnya melakukan pencairan dana asuransi. Padahal sebenarnya proses klaim akan berjalan dengan lancar sesuai yang Anda harapkan jika dijalankan sesuai prosedur. Anda juga wajib memahami penyebab klaim asuransi ditolak sehingga tidak perlu memiliki pengalaman penolakan saat melakukan klaim asuransi.

Penyebab Klaim Asuransi Ditolak yang Harus Dipahami

Beberapa peserta polis asuransi mengalami kesulitan dan penolakan saat melakukan klaim asuransi. Jika Anda termasuk salah satunya, ada beberapa hal yang akan dijabarkan yang menjadi penyebab klaim asuransi ditolak dilansir dari https://www.harapanrakyat.com/.

  1. Dokumen untuk pengajuan klaim yang tidak lengkap

Menyiapkan dokumen merupakan hal mendasar yang wajib dipenuhi jika Anda ingin melakukan klaim. Pemeriksaan berkas merupakan tahapan pertama untuk menentukan apakah klaim dapat diproses pada tahap berikutnya atau Anda harus kembali lagi keesokan harinya karena dokumen tidak lengkap. Bolak-balik apalagi jika harus anrtri tentu sangat tidak efektif sehingga perhatikan syarat dokumen yang harus dipenuhi untuk mengajukan klaim. Buat checklist agar Anda lebih mudah dalam meneliti kelengkapan dokumen.

  1. Melebihi batas waktu pengajuan klaim

Batas waktu untuk tiap jenis asuransi berbeda. Batas maksimal untuk klaim asuransi mobil misalnya 3×24 jam, sehingga jika melebihi masa tersebut klaim asuransi akan ditolak. Untuk asuransi jiwa misalnya 60 hari. Meskipun lebih longgar untuk klaim asuransi jiwa, akan lebih baik segera melakukan klaim agar tidak menjadi penyebab klaim asuransi ditolak pada saat pengajuan klaim.

  1. Klaim tidak masuk dalam kriteria yang ditanggung asuransi

Tiap produk asuransi memiliki klausul atau ketentuan tentang hal-hal yang termasuk atau tidak termasuk dalam tanggungan asuransi. Anda dapat membaca satu-persatu tentang kriteria yang masuk dan tidak masuk dalam tanggungan asuransi sebelum Anda menandatangani lembar persetujuan sebagai anggota polis produk asuransi tertentu.

  1. Belum mencapai masa tunggu yang disyaratkan

Terdapat masa tunggu yang dipersyaratkan oleh penyedia produk asuransi. Artinya bahwa Anda tidak dapat melakukan klaim asuransi jika belum mencapai masa tunggu yang ditetapkan. Sebaiknya hitung baik-baik kapan masa tunggu dimulai dan berapa lama masa tunggu yang disyaratkan sebelum Anda mengajukan klaim.

  1. Pelanggaran hukum oleh peserta polis

Pelanggaran hukum yang dimaksudkan misalnya polis asuransi mengalami kecelakaan karena ugal-ugalan dan tidak memiliki SIM atau Surat Izin Mengemudi yang aktif, atau ketika motor yang digunakan tidak memiliki dokumen yang lengkap. Pelanggaran hukum lain misalnya luka yang terjadi ketika polis melakukan tindak kejahatan seperti mencuri atau merampok. Taat hukum memang merupakan hal yang wajib dilakukan oleh pihak penyedia produk asuransi. Sehingga polis asuransi tidak dapat melakukan klaim jika melakukan tindakan melanggar hukum.

  1. Memiliki riwayat sakit yang ada sebelum asuransi dibuat

Anda harus memastikan mendaftar sebagai anggota polis asuransi dalam keadaan sehat. Klaim tidak dapat dilakukan jika penyakit yang diderita telah ada sebelum Anda menjadi peserta polis asuransi. Jadi, kejujuran Anda sangat dibutuhkan ketika membuat asuransi.

  1. Polis asuransi yang dimiliki mengalami lapseatau tidak aktif

Masa tidak aktifnya polis asuransi bisa terjadi karena dua hal yaitu ketika terjadinya keterlambatan iuran atau dikatakan sebagai jatuh tempo, dan ketika nominal asuransi unit link tidak mencukupi dalam menutup biaya asuransi. Solusinya dengan membayar premi tepat waktu dan jangan melewati masa tenggang. Sedangkan bagi Anda peserta asuransi unit link, jangan terlalu sering mencairkan dana asuransi agar nominalnya tetap cukup untuk menutup biaya asuransi.

Dengan memahami penyebabnya, Anda akan lebih prepare ketika ingin melakukan klaim. Jika Anda ternyata mengalami penolakan, kemungkinan yang menjadi penyebab gagalnya klaim bisa diperkirakan sehingga tidak perlu cemas.Anda bisa mengajukan pertanyaan yang mungkin menjadi penyebab klaim asuransi ditolak sehingga lebih mudah menemukan solusi agar pada masa berikutnya klaim dapat berhasil sesuai yang diharapkan.

Written by