Penyakit Cholangitis Yang Menyerang Saluran Empedu

Penyakit Cholangitis

Cairan empedu dibutuhkan oleh saluran pencernaan dan diproduksi oleh hati. Empedu tersebut akan melalui saluran dari hati menuju ke kantong empedu dan dari kantong empedu lanjut menuju usus. Empedu sendiri merupakan cairan yang diproduksi oleh hati untuk membantu mencerna makanan. Penyakit cholangitis ini sejenis penyakit hati yang menyerang saluran empedu. Kondisi yang dapat memungkinkan bersifat akut dan kronis sehingga dapat menyebabkan komplikasi apabila tidak segera mendapatkan penanganan dengan tepat. Cairan empedu ternyata juga berfungsi untuk membersihkan limbah dari hati. Apabila saluran empedu tersumbat, maka resiko yang harus diterima adalah empedu tersebut dapat kembali lagi ke hati. Sehingga hal ini kemudian menyebabkan kerusakan hati dan gangguan lainnya. Cholangitis dapat menjadi ringan dan dapat juga menjadi serius dan mengancam jiwa. Secara umum terdapat dua jenis cholangitis yaitu chronic cholangitis (kolangitis kronis) dan acute cholangitis (kolangitis akut). Chronic cholangitis terjadi secara perlahan dan baru menunjukkan gejala dalam rentang waktu 5 hingga 20 tahun. Sedangkan acute cholangitis dapat terjadi tiba-tiba dan menyebabkan gejala dalam waktu singkat.[1] “dilansir dari laman klikdokter” bahwasanya untuk mendiagnosis penyakit cholangitis tersebut, dokter akan menetapkan beberapa kriteria seperti terjadinya inflamasi atau peradangan sistemik yang berupa:

  • demam dan/atau menggigil dengan suhu lebih dari 380 C
  • data laboratorium menunjukkan adanya peradangan (terjadi peningkatan leukosit/ sel darah putih, peningkatan CRP, atau data lain yang menandakan peradangan)
  • tubuh atau mata kuning/ ikterik
  • data laboratorium menunjukkan hasil pemeriksaan fungsi hati yang abnormal
  • Terjadi kolestasis, seperti mendiagnosis sehingga mampu memastikan terhadap pelebaran saluran empedu yang ditunjukkan melalui pencitraan atau imaging. Hal ini akan ditemukan beberapa penyebab masalah pada pencitraan tersebut (berupa batu, striktur)

Pengertian penyakit cholangitis adalah infeksi yang terjadi pada saluran empedu (saluran yang dilewati oleh cairan empedu dari hati menuju kandung empedu dan usus). Pada keadaan normal, cairan empedu bersifat steril. Namun, ketika terjadi penyumbatan pada saluran empedu, maka tumpukan cairan empedu tadi akan berisiko besar untuk menimbulkan infeksi. Sedangkan proses pencernaan dalam tubuh, membutuhkan cairan empedu yang diproduksi oleh hati. Ada beberapa faktor resiko penyakit cholangitis yang berkemungkinan besar dapat terjadi, diantaranya seperti:

  • Pengidap penyempitan saluran empedu.
  • Pengidap sclerosing cholangitis.
  • Pemilik riwayat batu empedu.
  • Seseorang yang mengunjungi wilayah rawan infeksi parasit.
  • Pengidap HIV/AIDS.

Umumnya, pengidap penyakit tersebut terjadi pada usia 50-60 tahun. baik pria maupun wanita. Jika diabaikan atau tidak ditangani dengan benar, cholangitis yang sudah parah berisiko untuk menyebabkan kematian. Tingkat kematian yang disebabkan oleh cholangitis berkisar 13-88 persen. Penyakit infeksi yang terjadi pada saluran empedu (saluran yang dilewati oleh cairan empedu dari hati menuju kandung empedu dan usus). Pada keadaan normal, cairan empedu bersifat steril. Namun, ketika terjadi penyumbatan pada saluran empedu, maka tumpukan cairan empedu tadi akan berisiko menimbulkan infeksi. Sedangkan proses pencernaan dalam tubuh, membutuhkan cairan empedu yang diproduksi oleh hati. Ada beberapa gejala penyakit cholangitis yang akan terjadi pada sipengidapnya, diantaranya adalah. Mual, demam, muntah, kulit menguning, dan terakhir badan menggigil. Ketika gejala tersebut sudah dirasakan maka dapat segera dilakukan pengobatan atau konsultasi langsung kepada dokter. Sehingga, ada langkah atau cara dalam mengobati penyakit cholangitis tersebut.

Sumber: Halodoc.com

[1] Sumber referensi Doktersehat.com

Written by