7 Tips Merawat Produk Tupperware Anak agar Tetap Berkualitas

7 Tips Merawat Produk Tupperware Anak agar Tetap Berkualitas

Produk dengan kualitas setinggi apapun tetap cepat rusak jika perawatannya tidak benar. Sama halnya dengan produk Tupperware yang akan cepat rusak jika tidak dirawat dengan cara yang baik dan benar. Mulai sekarang, Anda harus mengetahui dan menerapkan cara merawat dan menyimpan produk berkualitas ini dengan benar. Berbagai tips di bawah ini akan membantu Anda.

  1. Tidak Merendamnya Terlalu Lama

Salah satu kebiasaan dalam mencuci alat makan dan minum adalah merendamnya terlebih dahulu. Ternyata, hal ini tidak baik untuk produk apapun, termasuk Tupperware. Lebih baik Anda langsung mencucinya atau merendam sebentar. Merendamnya terlalu lama justru menyebabkan lapisan luar terkelupas. Warnanya menjadi kusam dan tidak menarik lagi.

  1. Mencucinya dengan Spons Lembut

Langkah perawatan yang benar adalah mencuci produk dengan spons lembut. Hindari pemakaian sabut kawat ataupun spons yang sudah kasar. Pilih pula sabun khusus cuci piring yang bertekstur lembut, berkualitas, dan harum. Pemakaian sabun yang berkualitas akan mempermudah menghilangkan noda, sehingga kualitas alat makan dan minum tetap terjaga.

  1. Dikeringkan Tanpa Dijemur

Untuk mengeringkan produk Tupperware setelah dicuci, cukup dikeringkan dengan lap yang bersih dan lembut. Jangan menjemurnya karena akan menyebabkan warna produk cepat memudar dan tidak menarik. Jika tidak segera dipakai, Anda juga bisa meletakkannya di rak piring dengan cara membalikkan produk tersebut.

  1. Menyimpan Wadah dan Tutup Secara Terpisah

Jika selama ini Anda menyimpan wadah Tupperware bersama dengan tutupnya, maka mulailah untuk mengubahnya. Kebiasaan tersebut tidaklah benar. Simpanlah wadah dan tutupnya secara terpisah agar keduanya kering secara optimal.

Jika menyimpan wadah dengan memasang tutupnya, aroma bekas makanan atau minuman yang masih tertinggal tidak bisa hilang secara optimal. Kekencangan tutup juga akan berkurang jika selalu menutupnya setelah dibersihkan.

Ditakutkan lagi, kelembaban di antara tutup dan wadah yang terkait itu masih ada karena belum sepenuhnya kering setelah dicuci. Kondisi yang lembab ini bisa menyebabkan kuman berkembang biak.

  1. Jangan Sembarangan Memasukkan Produk ke Freezer dan Microwave

Meskipun terbuat dari bahan plastik berkualitas dan aman, tetap saja seri produk Tupperware beraneka ragam. Anda tetap harus melihat seri apa saja yang boleh dimasukkan ke dalam freezer dan microwave. Tujuannya agar mengamankan produk yang bisa meleleh atau rusak karena suhu terlalu tinggi atau suhu terlalu rendah.

  1. Hindari Menyimpan Makanan Beraroma Kuat di Dalam Tupperware

Menyimpan makanan beraroma kuat di dalam Tupperware juga tidak diperbolehkan. Hal ini akan menyebabkan wadah sulit dibersihkan dari aroma kuat tersebut. Jika memang akan menggunakannya, lebih baik bungkus terlebih dahulu ke dalam plastik atau bisa juga hanya menggunakannya dalam waktu sebentar.

  1. Jangan Menuangkan Cairan Mendidih ke Dalam Tupperware

Cairan yang mendidih juga tidak boleh dimasukkan ke dalam produk ini. Hal ini mengingat tidak semua produk Tupperware tahan terhadap suhu tinggi karena terdapat penyusunan material yang berbeda. Jadi, dinginkan terlebih dahulu makanan yang baru saja masak ataupun minuman panas yang baru saja dibuat. Tunggu sampai suhunya turun sedikit agar produknya lebih tahan lama.

Perlakuan tersebut berlaku untuk setiap produk Tupperware agar kualitasnya tetap terjaga. Anda sebagai konsumen juga harus memahaminya agar produk lebih tahan lama dan warnanya tidak berubah. Kenyamanan saat menggunakan produk juga dapat dipertahankan. Untuk produk makan dan minum bayi, Anda bisa beli di toko perlengkapan bayi. Usahakan toko yang terlengkap.

Written by