Kenali 5 Gangguan Pencernaan pada Anak yang Sering Terjadi

Kenali 5 Gangguan Pencernaan pada Anak yang Sering Terjadi

Saluran pencernaan merupakan salah satu organ di dalam tubuh yang bertugas memproses dan menyerap psari makanan yang kemudian akan dibagikan sebagai energi ke seluruh tubuh. Wajib bagi Anda untuk selalu waspada pada gangguan pencernaan. Penting! Kenali 5 gangguan pencernaan pada anak yang sering terjadi berikut ini.

    1. Asam Lambung

Gangguan pencernaan berupa asam lambung adalah kondisi di mana faktor penyerang lambung lebih unggul daripada faktor pelindung. Dalam bahasa kesehatan asam lambung dikenal dengan sebutan gastritis.

Gangguan pencernaan ini bisa disebabkan oleh stres dan akibat dari mengonsumsi makanan yang terlalu pedas. Kasus gastritis pada anak, biasanya ditandai dengan gejala berupa sakit perut, mual-mual, dan muntah.

    1. Konstipasi

Anak dapat dikategorikan mengalami gangguan pencernaan berupa konstipasi atau sulit buang air besar apabila frekuensi BAB-nya kurang dari dua kali seminggu. Kondisi semacam ini biasanya disebabkan oleh pola makan yang salah.

Terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi pengawet serta kurangnya asupan serat bisa menjadi pemicu utama konstipasi pada anak. Disinilah peran orang tua penting untuk memperhatikan pola makan anak, berikan anak makanan yang sehat dan seimbang.

    1. Diare

Diare termasuk dalam gangguan pencernaan yang sering diderita anak. Gangguan pencernaan yang satu ini merupakan suatu kondisi yang ditandai dengan tinja yang encer. Kasus diare pada anak umumnya  terjadi akibat makanan ataupun minuman yang dikonsumsi telah terpapar virus dan bakteri.

Orang tua wajib untuk segera bertindak apabila anak mengalami kondisi buang air besar dengan tekstur cairan dan diikuti dengan mulas, lemas, dan pusing. Diare yang tidak segera ditangani dapat mengakibatkan dehidrasi bahkan bisa membuat anak mudah hilang kesadaran, akibat kurangnya cairan  ke otak.

    1. Gerd

Tidak hanya dialami oleh orang dewasa, gangguan pencernaan berupa gerd juga bisa menyerang anak-anak. Gerd pada anak umumnya disebabkan oleh kurangnya aktivitas fisik anak atau otot kerongkongannya belum kuat.

Kondisi gerd yang menyerang anak biasanya ditandai dengan beberapa gejala. Beberapa gejala gerd pada anak yang wajib diwaspadai termasuk sakit saat menelan, sering batuk, bersendawa berlebihan, hingga mual.

Apabila ibu menghadapi kondisi semacam ini, coba buat anak dalam posisi tidur dan tinggikan kepalanya selama dua jam setelah makan. Langkah tersebut bisa menjadi penanganan pertama kondisi gerd pada anak.

    1. Intoleransi Laktosa

Secara umum senang minum susu adalah kebiasaan anak kecil. Disini peran orang tua sangat penting untuk  patut waspada agar susu tidak terlalu banyak diberikan kepada anak. Kondisi intoleransi laktosa bisa disebabkan karena pemberian susu yang berlebihan.

Beberapa gejala intoleransi laktosa yang harus diwaspadai ibu diantaranya diare profus, kembung, nyeri perut, muntah, kemerahan pada daerah anus, dan tinja berbau asam.

Itulah 5 gangguan pencernaan pada anak yang sering terjadi. Membiasakan pola makan yang sehat adalah langkah wajib yang perlu ibu lakukan untuk menghindari gangguan kesehatan tersebut. Jika anak Anda mengalami salah satunya sebaiknya, segera konsultasikan kepada dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.

Written by